Skip to main content

Tarian Hujan - Catatan kecil si Homi

dokumen pribadi

Hujan subuh ini tiba-tiba mengingatkan aku pada suatu subuh di dataran tinggi Priangan, saat kamu masih mencintaku. Rintik hujan membawa lamunanku jauh ratusan kilometer dimana kamu tinggal saat ini, bersamanya. Sulit ya melupakan orang yang pernah berbagi suka, bahkan lebih banyak dukanya siy sebenernya, bersama kita.

Mungkin aku yang salah,  membiarkan semua terjadi.  Membiarkan kamu memaki, menyiksaku dengan kata-kata kasar untuk kemudian memaafkanmu dan tetap mencintamu. Sehingga dengan mudah pula kamu menyingkirkan aku hanya untuk alasan yang dahulu adalah alasan mengapa kita bersama.

Kamu memilih dia tetapi terus mengatakan tak ada yang berubah.  Kamu bilang maaf karena tidak lagi dapat bersama tetapi selalu berkata merinduku. Hatiku bukan mainan yang bisa kamu sisihkan ketika kamu sudah bosan dan memilih yang lain. Untuk kemudian dengan mudah kamu mengatakan kita bersahabat saja tetapi terus menginginkan hangat pelukku.  Hatiku masih mengucurkan darah segar saat dengan mudah kamu menuliskan kata "muaaaccchhh" tanpa berpikir bahwa aku nyata-nyata sadar bibir mana yang kamu kecup.

Jangan permainkan aku lagi, sudah cukup bagiku. Bantu aku menjadi lebih tegar, seperti aku dahulu, saat belum mengenalmu. Beri aku ruang untuk bernafas panjang dan mengatakan, sudahlah tak ada yang perlu di genggam lagi.  Biarkan aku melepasmu dengan rela,  biarkan aku melanjutkan hidupku. Jika datang masa-masa aku mengenangmu, biarkan saja aku hanya mengingat bahwa aku pernah bersamamu tanpa mengalirkan butiran bening dari kelopakku.

Aku hanya ingin mengenangmu sebagai orang yang membuat aku belajar tentang kehidupan, yang pernah membuatku sulit memejamkan mata dan membuat banyak hal yang tak pernah kulakukan sebelumnya. Tapi cukuplah sebatas itu dan cukuplah kutaruh itu disudut sana dan membiarkannya lapuk ditelan waktu.

Andai perkataanmu benar,  bahwa kamu tak pernah akan melupakanku, tak berhenti mencintaku, selalu merinduku... biarkan saja semua kamu simpan sendiri sampai berlalunya waktu dan rasa itu hilang. Lihatlah saja siapa yang ada di sisimu disepanjang malammu.Jangan kau terus mencengkeramku dan menorehkan sayatan pisaumu dijantungku, karena aku tidak terbuat dari adonan kue yang bisa dibanting berkali-kali dan tetap mengembang saat dipanggang. Jangan kamu melambaikan tangan tetapi tidak mau melepaskan tali tambatan sampanku. Jangan kamu membakar jembatan tetapi selalu bertanya dapatkah sesekali aku mengunjungimu.

Ahhhhh hujan sudah berhenti... Saatnya kembali ke realita. Ayoooo mandi, sudah lelah anganku menari...

Comments

Popular posts from this blog

Ke Bali tanpa kemana-mana - sebuah cerita kehidupan

Wah asyik ya ke Bali... Kemana saja, ke pantai apa, ke pura apa, lihat penyu gak, surfing, zoo ? Makan  di nasi ibu "X" gak, bebek "Y" gak, sate "Z" gak ? Beliin gw oleh-oleh dunk, pie susu merek "A", pia "B", lapis legit "C", kain2 Bali, dll yaaa... Jawaban yang paling keren yang saya katakan adalah GW GAK KEMANA MANA..... Trus, pada sewot dunkkkkk, lhaaa loe ngapain ke Bali ?  ------------------------------------------

Iya saya ke Bali 5 hari 4 malam tapi hampir tidak ke daerah tujuan wisata sama sekali, sampai akhirnya sore sebelum kami pulang sempat lihat sunset di Kuta. udah cuma itu doank. Saya juga tidak makan ke resto terkenal atau tempat makan yang keren kekinian atau yang biasa di sambangi saat ke Bali. Saya cuma pindah tempat tidur doank..... Iyaaaa bener, saya cuma tinggal di hotel, ngobrol, tertawa sampai sakit perut, bertengkar dan berbaikan lalu tertawa lagi begitu terus sampai pulang. Kami juga sempat mampir ke …

Menghargai yang terlambat ? No way

Dua bulan ini saya menghadiri banyak acara bagus-bagus yang di selenggarakan oleh beberapa perusahaan besar. Senang rasanya karena banyak yang saya pelajari dalam berbagai acara tersebut. Dari berbagai acara yang saya hadiri, ada yang di kelola dengan baik tetapi secara rata-rata saya kecewa dalam satu point penting, yaitu mengenai jadwal di mulainya acara.
Saya memang orang yang memiliki kejelekan "terlalu tepat waktu" sehingga saya selalu merasa terganggu dengan waktu yang tidak jelas dan tidak sesuai jadwalnya. Buat saya awal yang baik adalah kunci kesuksesan dan untuk sebuah acara, dan awal yang baik adalah mulainya acara tepat waktu. Tentunya selain keramahan panitia, menariknya acara itu sendiri, terpenuhinya kepentingan saya di acara tersebut, dll.
Mengamati beberapa acara dalam dua bulan ini dan mengingat banyaknya acara yang saya hadiri di sepanjang kehidupan saya, jujur saya merasa ada yang salah dengan urusan waktu ini. Untuk kesekian kali, saya merasa ada yang tida…

Memilih kaca film untuk mobil

Kali ini saya ingin berbagi mengenai seluk beluk kaca film mobil. Buat saya pribadi, kaca film di butuhkan karena sebagai pengendara perempuan, risih rasanya jika terlihat langsung dari luar mobil saat berkendara dan juga agak serem jika terlihat sedang berkendara sendirian melewati jalanan sepi di malam hari. Kejahatan bisa terjadi dimana saja dan tidak memandang jenis kelamin siy, tetapi tetap saja kalau perempuan kayanya lebih dipilih sebagai sasaran empuk, yaaa...
Ternyata banyak juga kegunaan lain dari kaca mobil selain hal tersebut di atas. Saya mendapatkan informasi ini dari acara yang di selenggarakan oleh Mobil 123 sebagai portal otomotif nomor 1 dan V Kool Indonesia bekerjasama dengan Indonesian Social Blogprerneur (ISB) pada hari Rabu, 26 Juli 2017 kemarin di V Kool Flagship, jalan Trembesi, Jakarta Utara. Jadi apa saja ya kegunaannya ?  Menahan sinar matahari masuk langsung ke dalam mobil Tanpa menggunakan kaca film, suhu dalam mobil saat parkir menjadi lebih panas 70% di ban…