Skip to main content

Pengalaman pertama ikut lomba foto - Canon Marathon 2011

dok. pribadi

Tahun 2011 adalah awal saya belajar memotret. Iseng dan hanya karena saya memiliki 2 teman dekat yang suka memotret. Jika pada akhirnya saya memutuskan untuk membeli kamera mirrorless Panasonic Lumix bekas, itu hanyalah karena saya tidak suka teori ini itu dan pengen gampangnya saja asal jepret otomatis. Saya orangnya ngeyelan dan agak pemalas belajar detil-detil fotografi. Pokoknya saya cuma ingin memotret, itu saja.


Teman dan sekaligus salah satu mentor fotografi saya, Alex, mengatakan saya harus mencoba ikut sebuah lomba dan mendekati akhir tahun ada momen Canon Marathon yang di gelar di Ancol Echopark. Saya sampai terpingkal-pingkal menertawakan dia dan mengatakan apalah saya karena baru sekali memegang kamera. Saya hanya berpengalaman sebagai model cilik dari ayah saya yang penggemar fotografi tulen dan sesekali menjepretnya saat saya masih SD. Alex meyakinkan saya untuk ikut lomba dan saya akhirnya setuju dengan dukungan teman dekat lainnya.

Mengikuti lomba foto pertama kali tanpa beban, saya hanya berkeliaran di lokasi dan menjepret beberapa foto yang menurut saya sesuai dengan tema yang di berikan oleh panitia. Sisanya lebih banyak saya memotret hal-hal lain yang menarik buat saya dan bukan tema dari lomba tersebut. Tidak terpikir sama sekali saya akan mendapat sesuatu dari lomba itu karena murni saya cuma belajar dan ingin tahu seperti apa siy fotografer-fotografer handal itu berkiprah.

Saat pengumuman lomba saya dan dua teman saya duduk di belakang sekali karena sangat yakin tidak mungkin akan di panggil namanya. Kemudian tiba saat pengumuman 10 finalis kategori ASRI untuk pocket camera, ditayangkan 10 foto. Saya melihat slide yang di tayangkan satu persatu dan Alex berteriak, itu foto kamuuuuuu.... Dan saya tidak percaya,,,, Hahahahaha manalah mungkin foto saya nangkring di slide finalis. Pasti foto orang lain yang di jepret dari sudut yang sama karena banyak orang saat saya memotret disana. Tapi kemudian terdengar nama saya di panggil untuk maju ke depan mengambil penghargaan sebagai 1 dari 10 finalis tersebut. 

dok. pribadi

Kagetttttttttttt..... Senangggg.... Entahlah apa perasaan saya waktu itu pokoknya senenggggggg bingitttsssss...

Comments

Popular posts from this blog

Menghargai yang terlambat ? No way

Dua bulan ini saya menghadiri banyak acara bagus-bagus yang di selenggarakan oleh beberapa perusahaan besar. Senang rasanya karena banyak yang saya pelajari dalam berbagai acara tersebut. Dari berbagai acara yang saya hadiri, ada yang di kelola dengan baik tetapi secara rata-rata saya kecewa dalam satu point penting, yaitu mengenai jadwal di mulainya acara.
Saya memang orang yang memiliki kejelekan "terlalu tepat waktu" sehingga saya selalu merasa terganggu dengan waktu yang tidak jelas dan tidak sesuai jadwalnya. Buat saya awal yang baik adalah kunci kesuksesan dan untuk sebuah acara, dan awal yang baik adalah mulainya acara tepat waktu. Tentunya selain keramahan panitia, menariknya acara itu sendiri, terpenuhinya kepentingan saya di acara tersebut, dll.
Mengamati beberapa acara dalam dua bulan ini dan mengingat banyaknya acara yang saya hadiri di sepanjang kehidupan saya, jujur saya merasa ada yang salah dengan urusan waktu ini. Untuk kesekian kali, saya merasa ada yang tida…

Ke Bali tanpa kemana-mana - sebuah cerita kehidupan

Wah asyik ya ke Bali... Kemana saja, ke pantai apa, ke pura apa, lihat penyu gak, surfing, zoo ? Makan  di nasi ibu "X" gak, bebek "Y" gak, sate "Z" gak ? Beliin gw oleh-oleh dunk, pie susu merek "A", pia "B", lapis legit "C", kain2 Bali, dll yaaa... Jawaban yang paling keren yang saya katakan adalah GW GAK KEMANA MANA..... Trus, pada sewot dunkkkkk, lhaaa loe ngapain ke Bali ?  ------------------------------------------

Iya saya ke Bali 5 hari 4 malam tapi hampir tidak ke daerah tujuan wisata sama sekali, sampai akhirnya sore sebelum kami pulang sempat lihat sunset di Kuta. udah cuma itu doank. Saya juga tidak makan ke resto terkenal atau tempat makan yang keren kekinian atau yang biasa di sambangi saat ke Bali. Saya cuma pindah tempat tidur doank..... Iyaaaa bener, saya cuma tinggal di hotel, ngobrol, tertawa sampai sakit perut, bertengkar dan berbaikan lalu tertawa lagi begitu terus sampai pulang. Kami juga sempat mampir ke …

Memilih kaca film untuk mobil

Kali ini saya ingin berbagi mengenai seluk beluk kaca film mobil. Buat saya pribadi, kaca film di butuhkan karena sebagai pengendara perempuan, risih rasanya jika terlihat langsung dari luar mobil saat berkendara dan juga agak serem jika terlihat sedang berkendara sendirian melewati jalanan sepi di malam hari. Kejahatan bisa terjadi dimana saja dan tidak memandang jenis kelamin siy, tetapi tetap saja kalau perempuan kayanya lebih dipilih sebagai sasaran empuk, yaaa...
Ternyata banyak juga kegunaan lain dari kaca mobil selain hal tersebut di atas. Saya mendapatkan informasi ini dari acara yang di selenggarakan oleh Mobil 123 sebagai portal otomotif nomor 1 dan V Kool Indonesia bekerjasama dengan Indonesian Social Blogprerneur (ISB) pada hari Rabu, 26 Juli 2017 kemarin di V Kool Flagship, jalan Trembesi, Jakarta Utara. Jadi apa saja ya kegunaannya ?  Menahan sinar matahari masuk langsung ke dalam mobil Tanpa menggunakan kaca film, suhu dalam mobil saat parkir menjadi lebih panas 70% di ban…