Skip to main content

Posts

Apakah Kritik Perlu Dibarengi Solusi?

Kritik ya kritik aja, ngapain dikasih solusi? Masa rakyat yang memberi solusi, padahal pejabat kan digaji. Kritik Postingan IG seorang teman ini, menarik perhatian saya seketika. Apa iya ya benar begitu seharusnya? Menurut kalian bagaimana?  Saking penasaran, saya sampai mengajukan pertanyaan di status Whatsapp (WA) untuk meminta tanggapan teman-teman saya. Berbagai tanggapan tentang hal ini, saya dapatkan dari reply status Whatsapp (WA) yang sengaja saya pasang. Saya tidak tahu apakah teman-teman saya ini, setipe atau bagaimana. Jawaban mereka rata-rata senada seirama gitu, hehehe... DEFINISI KRITIK Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kritik adalah kecaman atau tanggapan atau kupasan, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya, pendapart dan sebagainya Menurut Wikipedia. kritik adalah proses analisis dan evaluasi terhadap sesuatu dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi atau membantu memperbaiki pekerjaan. Seca
Recent posts

Allergy-Tummy Checker Untuk 6 dari 10 Ibu di Indonesia

6 dari 10 ibu di Indonesia tidak mengetahui gejala alergi pada anak. Demikian disebutkan dalam webminar dari Danone Indonesia bertajuk “ Gejala Alergi Saluran Cerna VS Gangguan Saluran Cerna Fungsional : Cara Membedakannya ” Dan... dengan malu saya tunjuk jari deh, bahwa saya adalah salah satu dari 6 ibu-ibu di atas itu. Tapi beruntung saya ikut webminar dari Danone yang membuat melek mata sama hal-hal seperti ini. Saya tau, nutrisi pada bayi sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang, daya tahan tubuh dan tentunya mempengaruhi fungsi otak. Nah, saluran cerna adalah tempat masuknya nutrisi kedalam tubuh. Jadi emang penting banget ya ini bahasan, buibuk...   Karena organ-organ tubuh pada bayi tentunya belum sempurna seperti orang dewasa, maka saluran cerna juga menjadi saluran masuknya bakteri, virus dan zat asing yang dapat menimbulkan gangguan. Nahhhhh... disini mulai panik dunk, yekaannnn... Makanya, orangtua perlu mencermati kondisi saluran cerna pada bayi dan anak-anak agar tumbuh kemb

Peran Nutrisi untuk Anak dengan Kelainan Jantung Bawaan

Tau gak kalau Kelainan / Penyakit Jantung Bawaan (PJB) adalah kelainan bawaan yang paling banyak ditemukan pada bayi dan anak? Sumpah aku baru tau setelah baca postingan FB Ikatan Dokter Anak dan mengikuti acara dari Danone Indonesia yang mengadung irisan bawang alias bikin nangis... PJB pada anak Data lama dari Indonesia Heart Association, di Indonesia ada 43.200 kasus PJB dari 4,8 juta kelahiran hidup. Jadi kira-kira tuh, 9:1.000 yang artinya setiap 1.000 anak lahir ada 9 yang mengidap PJB. Sedangkan dr. Rahmat Budi Kuswiyanto,Sp.A(K),M.Kes dari RS Hasan Sadikin Bandung mengemukakan saat ini kondisinya 1 diantara 100 anak lahir. Agak serem gak siy, seperti dalam gambar berikut : Jumlah Anak dengan PJB Sebagai seorang ibu yang termehek-mehek kalau anak lagi sakit, saya jadi makin merasa lemah bener setelah melihat kenyataan orangtua berjuang dengan anak yang PJB. Bersyukur amat sangat, anak saya lahir sehat tanpa kekurangan dan sekaligus menjadi perhatian jika nanti memiliki cucu, heh

Bijak Berplastik Dengan Kemasan Botol Daur Ulang

B awa kantung belanja, bu? Pertanyaan yang sudah terdengar wajar di tahun-tahun belakangan ini sejalan dengan kebijakan pengurangan penggunaan bahan plastik. Bagus siy, paling tidak mengurangi sedikit sampah plastik kresek itu. Jadi berpikir ya, apa saja yang bisa dilakukan kita secara pribadi untuk mengurangi sampah plastik? Beberapa yang terpikir secara sederhana : Membawa tas belanja dari bahan non plastik Membawa bekal makan siang dalam wadah yang bisa dipakai kembali Berhenti menggunakan sedotan plastik Ayo tambahkan daftar yang teman-teman punya Tapi ketika saya melongok kedalam kantung belanja saya, miris juga rasanya. Saya membeli beberapa minuman dalam botol plastik juga. Hmmm kagak kelar-kelar juga niy urusan plastik ternyata yaksss… Botol Daur Ulang (pict : https://pixabay.com/id/users/pasja) Data WorldBank menyatakan bahwa Indonesia adalah salah satu dari 5 negara di Asia Timur, yang bertanggungjawab atas 50% dari keseluruhan sampah plastik yang ada di lautan. Nge

Infodemik, Apa Dan Bagaimana Menghindarinya

Ngerasa gak siy, kalau kita tiap hari terpapar berita yang kadang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya tapi mengganggu mental? Saya siy YES.. makanya seneng banget saya tu dapat kesempatan mengikuti webminar  cek fakta Tempo dari tanggal 18-19 Juni 2021 dan mendapatkan pengetahuan untuk dapat menghindari informasi yang tidak tepat. Teman-teman paling banyak dari mana kalau dapat informasi yang begitu? Kalau saya siy dari group Whatsapp, walau di media sosial lain juga banyak. Kadang kita dapat dari keluarga dan teman dekat yang diteruskan karena rasa sayang dan tulus memberi tahu. Sayangnya kadang-kadang yang meneruskan beritanya kurang kemampuan literasinya sehingga semua berita diteruskan tanpa moderasi. Bablas gitu, yang benar dan yang salah bercampur sehingga akhirnya menimbulkan kebingungan dan kecemasan yang berujung turunnya imun tubuh. Hadewhhh... bahaya banget dah kalau sudah begitu ya, dimana masa pandemi gini, imun perlu dijaga biar kuat. Jadi, yukkks pintar-pintar