Skip to main content

Posts

Menghargai yang terlambat ? No way

Dua bulan ini saya menghadiri banyak acara bagus-bagus yang di selenggarakan oleh beberapa perusahaan besar. Senang rasanya karena banyak yang saya pelajari dalam berbagai acara tersebut. Dari berbagai acara yang saya hadiri, ada yang di kelola dengan baik tetapi secara rata-rata saya kecewa dalam satu point penting, yaitu mengenai jadwal di mulainya acara.
Saya memang orang yang memiliki kejelekan "terlalu tepat waktu" sehingga saya selalu merasa terganggu dengan waktu yang tidak jelas dan tidak sesuai jadwalnya. Buat saya awal yang baik adalah kunci kesuksesan dan untuk sebuah acara, dan awal yang baik adalah mulainya acara tepat waktu. Tentunya selain keramahan panitia, menariknya acara itu sendiri, terpenuhinya kepentingan saya di acara tersebut, dll.
Mengamati beberapa acara dalam dua bulan ini dan mengingat banyaknya acara yang saya hadiri di sepanjang kehidupan saya, jujur saya merasa ada yang salah dengan urusan waktu ini. Untuk kesekian kali, saya merasa ada yang tida…
Recent posts

Hidup Damai Dan Memaksimalkan Potensi Diri Dengan Access Bars

Pernah merasa buntu untuk menemukan solusi atas masalah? Atau ada yang terasa menghambat  untuk melakukan hal-hal yang sebenarnya merupakan potensi diri kita? Banyak energi negatif yang disadari atau tanpa kita sadari, dapat mengunci potensi diri dan membuat kita tidak bergerak maju.  Cerita hidup orang pasti berbeda satu sama lain dan memiliki "keindahannya" sendiri. Hidup ini pilihan, jadi saat ini saya memilih tidak pernah lupa bahagia. Bagi saya, hidup hanya perlu bersyukur dan melihat potensi dalam diri untuk terus menjadi lebih baik. Ah, masa iya semudah itu untuk menjadi bahagia.
Banyak cerita kehidupan dalam dunia yang hiruk pikuk ini pastinya. Ada suami istri yang terus menerus bertengkar karena kelelahan dalam pekerjaan setiap hari dan tidak menemukan "bayangan kenyamanan" bersama pasangannya dirumah. Biasanya karena ada harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi dan menjadi sulit di terima oleh masing-masing. 
Ada orang yang begitu tampak w…

Travelling Nyaman, Hati Tenang

#BeTheHappyOneKaki saya panjang, kata suami saya. Itu istilah dia untuk menyebut bahwa saya suka sekali jalan-jalan. Pesannya pada anak kami semata wayang adalah: "Nanti kalau kamu sudah memiliki penghasilan sendiri, jangan lupa sisihkan sebagian untuk membelikan mami tiket perjalanan."  So sweet my lovely husband ituhhhh.....  Saya memang suka jalan-jalan kemana saja, ke tempat yang dekat dan biasa saja buat orang lainpun, saya tetap gembira. Apalagi ke tempat yang jauh seperti keluar negeri, melihat tempat-tempat berbeda iklim untuk menikmati yang tidak ada di Indonesia. Dan, saya punya pengalaman menarik tentang perjalanan saya bersama seorang teman ke Canada 3 tahun yang lalu.

Saat itu, kami tidak berpikir panjang dan terlalu excited untuk jalan-jalan dan melupakan satu hal penting yang terlewatkan. Apa itu? Asuransi Perjalanan! Untuk apa memiliki asuransi perjalanan? Mengurangi kekhawatiran siy yang pasti kan ya... Banyak kemungkinan terjadi pastinya apalagi kami terba…

Dari Pecinta Semua Jenis Musik Untuk Utha Likumahuwa

Setiap orang memiliki selera musik yang berbeda tentunya. Biasa mendengar koleksi yang beragam dari ayah saya saat kecil, saya mencintai banyak jenis musik. Ayah saya memiliki banyak koleksi musik dari musik keroncong, pop, rock sampai jazz. Sampai saya remaja, saya mendengarkan musik dari berbagai genre dan suka banyak penyanyi. Saya biasa mendengar Waljinah, Koes Plus, Ebiet G Ade, Louis Amstrong, Frank Sinatra, Al Jerrau, dan lain-lain. Saya mendengar Barry Manilow, Rinto Harahap, Chrisye, Mus Mulyadi, Dedi Dukun dan bahkan juga tidak anti mendengar Rhoma Irama dan Elvi Sukaesih.
Tapi jika saat ini saya di tanya, siapa penyanyi idola saya, dengan cepat saya menjawab: Utha Likumahuwa. Saya sangat suka tipe-tipe suara orang dari daerah Maluku, sangat tipis dan bisa bermain nada. Lahir di Ambon, 1 Agustus 1955, Doa Putra Ebal Johan Likumahuwa (Utha) memulai karirnya dalam musik sebagai penggebuk drum pada band rock Big Brother. Beliau meninggal dunia tanggal 13 September 2011 akibat …

Segera beroperasi, MRT Jakarta Sudah Memulai Phase 2

Sudah empat tahun saya hidup di pinggiran kota Jakarta setelah pensiun dini dari pekerjaan. Sejak itu juga, saya selalu malas pergi ke Jakarta dengan kendaraan pribadi. Jalan-jalan besar dan cukup lengang di sekitar rumah, menyebabkan saya agak alergi bepergian ke Jakarta. Kalaupun terpaksa, biasanya saya menggunakan "commuter line" dan  transportasi online. Macet Jakarta itu looo yang bikin gak tahan berkendaraan sendiri tanpa sopir.

Banyak hal yang dilakukan di ibukota negara kita untuk menghilangkan kesan macet yang tidak berkesudahan, Pembatasan jalan kendaran yang memiliki mobil dengan sitem ganjil genap, perbaikan transportasi publik menjadi lebih ramah, dan lain-lain. Dan yang ditunggu-tunggu tentunya adalah beroperasinya MRT Jakarta kira-kira 4 bulan lagi, di bulan Maret 2019.. Perkembangan konstruksi sipil dan arsitektural MRT Jakarta phase I, secara keseluruhan telah mencapai 97,08 persen. Pembangunan jalur dan stasiun layang sudah 96,20 persen dan jalur serta stasiu…

Tingkatkan Kemampuan Anak Dengan Belajar Di Luar Kelas

Belajar untuk orang-orang jaman old itu duduk manis, tangan dilipat sambil melototin buku di depan mata, gitu deh.... Padahal sebagai orang yang pernah menjadi anak-anak, semestinya kita menydaari bahwa model belajar diluar kelas justru lebih melekat hasilnya. Tidak hanya terbatas untuk anak-anak; sebagai orang dewasa, kita juga lebih rileks berada di luar ruangan di bandingkan harus terkungkung dalam cubical ruang kantor toh?
Anak saya adalah salah satu pecinta kegiatan belajar di luar kelas. Itu sebabnya saat dia masih SD, guru-gurunya sangat kerepotan dengan polahnya di kelas. Anak saya tidak bisa duduk manis di kelas dan diam. Pola belajar di sekolahnya saat itu sebagian besar di dalam kelas sehingga mengakibatkan dia agak tersiksa. Setiap saat dia berkeliling kelas, melihat-lihat tugas teman-temannya dan terkesan mengganggu ketertiban. Banyak teman-temannya yang menganggap anak saya "berbeda dan aneh" sehingga terjadi "bulliying" terhadapnya.
Saat ditegur oleh g…