Skip to main content

Posts

Showing posts from 2018

Liburan Nyaman Bersama Lansia Dengan TRAC

Sebentar lagi libur panjang akhir tahun niy. Sudah ada rencana kemana? Liburan seperti apa yang "ala saya" tahun ini? Yang jelas kudu NYAMAN!
Untuk liburan yang hanya bertiga dengan anak dan suami, saya lebih leluasa memilih tujuan dan segala tetek bengek transportasi dan akomodasi. Liburan kami bertiga bisa berpetualang menjelajah alam "ala ransel" atau bisa juga leyeh-leyeh dan berenang  "ala koper" di hotel. Kami kadang tidak terlalu memperhatikan kenyamanan, yang penting tempatnya seru buat bertiga,
Kami pernah ke Yogyakarta menggunakan kereta api ekonomi tetapi menginap di hotel yang memiliki kolam renang dan gym. Kami pernah juga naik mobil ke Puncak dan melakukan pendakian ke gunung Gede. Yaaa seperti itu...
Saya masih menunggu jadwal kedua kesayangan, anak dan suami, untuk menyusun liburan akhir tahun ini. Tapi yang jelas, liburan kali ini harus sangat nyaman, kenapa? Karena kami punya dua lansia, ibu saya dan ibu mertua yang perlu liburan juga d…

Menggunakan Fintech Untuk Biaya Pendidikan

Akhir bulan lalu, saya menghadiri sebuah acara yang membahas mengenai fintech (Finacial Technology). Saya tertarik untuk hadir dalam acara ini sebenarnya gara-gara pengalaman menerima telpon oleh sebuah perusahaan fintech. Perusahaan ini bermaksud menagih hutang pada salah satu debiturnya, yang mengaku teman saya. Dan ternyata saya sama sekali tidak memiliki teman dengan nama yang sama dengan orang yang dimaksud. Sebel gak siy? APA SIY FINTECH? Dalam acara tersebut saya diberikan informasi yang jelas mengenai mahluk apa sebenarnya fintech ini. Fintech hanyalah sebuah platform yang mempertemukan pihak kreditur yang memiliki dana dengan pihak debitur yang membutuhkan pinjaman dana. Jadi pencairan dana pinjaman berdasar kesepakatan duabelah pihak yang "dicomblangi" oleh perusahaan fintech. 
Fintech ibarat "biro jodoh plus plus" dimana prosesnya tidak langsung memberikan pinjaman. Perusahaan harus melakukan verifikasi atas data calon peminjam berdasar identitas diri da…

Tips Mengelola Keuangan Dan Investasi

Setiap generasi dalam kehidupan punya trend nya sendiri dalam urusan keuangan. Jaman now dimana hidup serba praktis dan tidak mau repot, generasi milenial lebih banyak membelanjakan penghasilannya untuk traveling,  shopping dan hang out.
Apa artinya mereka tidak memikirkan investasi? Tidak juga. Hanya saja pendekatan untuk mendorong semangat berinvestasinya menjadi berbeda. Jika di masa lalu anak muda lebih takut jika tidak memiliki rumah, saat ini banyak yang berpikir rumah adalah beban. Yang penting bisa bepergian ke tempat-tempat baru dan bebas melakukan hal-hal yang diinginkannya.
Untuk mereka ini,  perlu pendekatan seperti misalnya: jika kalian melakukan investasi, maka dana jalan-jalan bisa diperoleh dari hasil pengembangan investasinya. Investasi bukanlah suatu hal yang ribet dan tidak terbatas untuk kalangan orang kaya saja. Semua orang bisa berinvestasi dengan keterbatasannya masing-masing. Saat ini uang Rp. 100.000,- sudah cukup untuk membuat seseorang memulai menjadi inves…

Beli Snack Untuk Menjaga Hutan

Sering beli snack untuk cemilan sehari-hari? Pastilah ya... Snack sering dituding sebagai aktor di balik "badan menggendats" niy ama ciwi ciwi :) Padahal siy tinggal nambahin aja olahraga ya supaya seimbang. Lagian, cari dunk cemilan sehat yang gak bikin badan melar karena dibuat dari bahan-bahan yang baik dan ada tambahan amalnya. Hah, emang ada? Beli Snack Sambil Donasi Minggu lalu saya menghadiri acara launching produk snack Overdozzz With Love yang terdiri dari Bio Coconut Chips dan Brainfood Granola di Food Hall Plaza Indonesia. Cemilan ini adalah premium snack yang di produksi oleh ibu-ibu pedesaan, dengan bimbingan Love & O2, milik oleh Delia von Rueti. Delia adalah seorang philanthropist Indonesia yang tumbuh besar di Pematang Siantar dan menyelesaikan kuliahnya di Amerika. Delia menikah dengan Patrick von Rueti, banker asal Swiss dan memiliki 3 putri cantik, Sarah, Kayla dan Karina. Menurut NewScientist,philanthropist, adalah orang-orang yang menghasilkan kekaya…

Hidup Damai Dan Memaksimalkan Potensi Diri Dengan Access Bars

Pernah merasa buntu untuk menemukan solusi atas masalah? Atau ada yang terasa menghambat  untuk melakukan hal-hal yang sebenarnya merupakan potensi diri kita? Banyak energi negatif yang disadari atau tanpa kita sadari, dapat mengunci potensi diri dan membuat kita tidak bergerak maju.  Cerita hidup orang pasti berbeda satu sama lain dan memiliki "keindahannya" sendiri. Hidup ini pilihan, jadi saat ini saya memilih tidak pernah lupa bahagia. Bagi saya, hidup hanya perlu bersyukur dan melihat potensi dalam diri untuk terus menjadi lebih baik. Ah, masa iya semudah itu untuk menjadi bahagia.
Banyak cerita kehidupan dalam dunia yang hiruk pikuk ini pastinya. Ada suami istri yang terus menerus bertengkar karena kelelahan dalam pekerjaan setiap hari dan tidak menemukan "bayangan kenyamanan" bersama pasangannya dirumah. Biasanya karena ada harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi dan menjadi sulit di terima oleh masing-masing. 
Ada orang yang begitu tampak w…

Travelling Nyaman, Hati Tenang

#BeTheHappyOneKaki saya panjang, kata suami saya. Itu istilah dia untuk menyebut bahwa saya suka sekali jalan-jalan. Pesannya pada anak kami semata wayang adalah: "Nanti kalau kamu sudah memiliki penghasilan sendiri, jangan lupa sisihkan sebagian untuk membelikan mami tiket perjalanan."  So sweet my lovely husband ituhhhh.....  Saya memang suka jalan-jalan kemana saja, ke tempat yang dekat dan biasa saja buat orang lainpun, saya tetap gembira. Apalagi ke tempat yang jauh seperti keluar negeri, melihat tempat-tempat berbeda iklim untuk menikmati yang tidak ada di Indonesia. Dan, saya punya pengalaman menarik tentang perjalanan saya bersama seorang teman ke Canada 3 tahun yang lalu.

Saat itu, kami tidak berpikir panjang dan terlalu excited untuk jalan-jalan dan melupakan satu hal penting yang terlewatkan. Apa itu? Asuransi Perjalanan! Untuk apa memiliki asuransi perjalanan? Mengurangi kekhawatiran siy yang pasti kan ya... Banyak kemungkinan terjadi pastinya apalagi kami terba…

Dari Pecinta Semua Jenis Musik Untuk Utha Likumahuwa

Setiap orang memiliki selera musik yang berbeda tentunya. Biasa mendengar koleksi yang beragam dari ayah saya saat kecil, saya mencintai banyak jenis musik. Ayah saya memiliki banyak koleksi musik dari musik keroncong, pop, rock sampai jazz. Sampai saya remaja, saya mendengarkan musik dari berbagai genre dan suka banyak penyanyi. Saya biasa mendengar Waljinah, Koes Plus, Ebiet G Ade, Louis Amstrong, Frank Sinatra, Al Jerrau, dan lain-lain. Saya mendengar Barry Manilow, Rinto Harahap, Chrisye, Mus Mulyadi, Dedi Dukun dan bahkan juga tidak anti mendengar Rhoma Irama dan Elvi Sukaesih.
Tapi jika saat ini saya di tanya, siapa penyanyi idola saya, dengan cepat saya menjawab: Utha Likumahuwa. Saya sangat suka tipe-tipe suara orang dari daerah Maluku, sangat tipis dan bisa bermain nada. Lahir di Ambon, 1 Agustus 1955, Doa Putra Ebal Johan Likumahuwa (Utha) memulai karirnya dalam musik sebagai penggebuk drum pada band rock Big Brother. Beliau meninggal dunia tanggal 13 September 2011 akibat …

Segera beroperasi, MRT Jakarta Sudah Memulai Phase 2

Sudah empat tahun saya hidup di pinggiran kota Jakarta setelah pensiun dini dari pekerjaan. Sejak itu juga, saya selalu malas pergi ke Jakarta dengan kendaraan pribadi. Jalan-jalan besar dan cukup lengang di sekitar rumah, menyebabkan saya agak alergi bepergian ke Jakarta. Kalaupun terpaksa, biasanya saya menggunakan "commuter line" dan  transportasi online. Macet Jakarta itu looo yang bikin gak tahan berkendaraan sendiri tanpa sopir.

Banyak hal yang dilakukan di ibukota negara kita untuk menghilangkan kesan macet yang tidak berkesudahan, Pembatasan jalan kendaran yang memiliki mobil dengan sitem ganjil genap, perbaikan transportasi publik menjadi lebih ramah, dan lain-lain. Dan yang ditunggu-tunggu tentunya adalah beroperasinya MRT Jakarta kira-kira 4 bulan lagi, di bulan Maret 2019.. Perkembangan konstruksi sipil dan arsitektural MRT Jakarta phase I, secara keseluruhan telah mencapai 97,08 persen. Pembangunan jalur dan stasiun layang sudah 96,20 persen dan jalur serta stasiu…

Tingkatkan Kemampuan Anak Dengan Belajar Di Luar Kelas

Belajar untuk orang-orang jaman old itu duduk manis, tangan dilipat sambil melototin buku di depan mata, gitu deh.... Padahal sebagai orang yang pernah menjadi anak-anak, semestinya kita menydaari bahwa model belajar diluar kelas justru lebih melekat hasilnya. Tidak hanya terbatas untuk anak-anak; sebagai orang dewasa, kita juga lebih rileks berada di luar ruangan di bandingkan harus terkungkung dalam cubical ruang kantor toh?
Anak saya adalah salah satu pecinta kegiatan belajar di luar kelas. Itu sebabnya saat dia masih SD, guru-gurunya sangat kerepotan dengan polahnya di kelas. Anak saya tidak bisa duduk manis di kelas dan diam. Pola belajar di sekolahnya saat itu sebagian besar di dalam kelas sehingga mengakibatkan dia agak tersiksa. Setiap saat dia berkeliling kelas, melihat-lihat tugas teman-temannya dan terkesan mengganggu ketertiban. Banyak teman-temannya yang menganggap anak saya "berbeda dan aneh" sehingga terjadi "bulliying" terhadapnya.
Saat ditegur oleh g…

Menarik Pelajaran Cinta dari Film 3 Dara 2

Kehidupan rumah tangga selalu menarik untuk dibahas, dalam kehidupan nyata maupun dalam sebuah film. Seperti kebiasaan bergossip tentang rumah tangga para tetangga pada masa lalu ketika ibu-ibu sedang menyapu halaman di sore hari. Atau seperti jaman now yang curhat-curhatan di group whatsapp. Hahaha kodrat emak-emak yaaaa....
Film ini mengajarkan banyak hal dalam kemasan sedikit komedi yang kadang "cerdas" dan sesekali "garing" dan lebay. Yaaa tidak masalah buat saya siy, toh memang rata-rata film seperti itu, jadi dinikmati saja. Yang ingin diceritakan jika di lihat dari awal filmnya adalah bagaimana para laki-laki yang kadang merendahkan perempuan yang hanya di rumah dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Tetapi yang saya dapat ambil pelajarannya ternyata berbeda dan jauh dari issue tersebut.
MENGANDUNG SPOILER YAAAA.... Jangan baca kalau belum nonton! Film ini bercerita tentang kehidupan rumah tangga 3 pasangan suami istri : Afandi (Tora Sudiro) dan Aniek (Fanny…

Access Terapi Untuk Empowering People

Dulu waktu saya masih bekerja sekaligus menjadi ibu rumah tangga, setiap malam saya merasa kehabisan tenaga dan letih, lesu, lunglai dan segala "el el el" lainnya. Rasanya seperti senter yang nyaris habis batereinya. Kelelahan fisik, tenaga dan pikiran akibat perjalanan ke kantor, jadwal pekerjaan, padatnya jadwal rapat dan tuntutan atasan sangat meluluhlantakkan.
Saat saya memutuskan untuk pensiun dini dari pekerjaan, saya pikir semuanya akan menjadi lebih baik. Nyatanya sama saja bahkan secara fisik saya lebih lelah karena mengurus rumah tangga walaupun dengan tambahan bantuan asisten rumah tangga. Saya mulai stress dengan ribetnya urusan  rumah karena terbiasa bekerja kantoran selama puluhan tahun.  Setelah pensiun, saya tinggal dengan suami, anak tunggal kami, ibu kandung saya dan ibu mertua sekaligus dalam satu rumah. Kehidupan kami memang tampak "tidak terlalu normal" dimana terdapat "tiga matahari" di rumah kami: ibu kandung saya dengan gayanya se…