Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2018

Beli Snack Untuk Menjaga Hutan

Sering beli snack untuk cemilan sehari-hari? Pastilah ya... Snack sering dituding sebagai aktor di balik "badan menggendats" niy ama ciwi ciwi :) Padahal siy tinggal nambahin aja olahraga ya supaya seimbang. Lagian, cari dunk cemilan sehat yang gak bikin badan melar karena dibuat dari bahan-bahan yang baik dan ada tambahan amalnya. Hah, emang ada? Beli Snack Sambil Donasi Minggu lalu saya menghadiri acara launching produk snack Overdozzz With Love yang terdiri dari Bio Coconut Chips dan Brainfood Granola di Food Hall Plaza Indonesia. Cemilan ini adalah premium snack yang di produksi oleh ibu-ibu pedesaan, dengan bimbingan Love & O2, milik oleh Delia von Rueti. Delia adalah seorang philanthropist Indonesia yang tumbuh besar di Pematang Siantar dan menyelesaikan kuliahnya di Amerika. Delia menikah dengan Patrick von Rueti, banker asal Swiss dan memiliki 3 putri cantik, Sarah, Kayla dan Karina. Menurut NewScientist,philanthropist, adalah orang-orang yang menghasilkan kekaya…

Hidup Damai Dan Memaksimalkan Potensi Diri Dengan Access Bars

Pernah merasa buntu untuk menemukan solusi atas masalah? Atau ada yang terasa menghambat  untuk melakukan hal-hal yang sebenarnya merupakan potensi diri kita? Banyak energi negatif yang disadari atau tanpa kita sadari, dapat mengunci potensi diri dan membuat kita tidak bergerak maju.  Cerita hidup orang pasti berbeda satu sama lain dan memiliki "keindahannya" sendiri. Hidup ini pilihan, jadi saat ini saya memilih tidak pernah lupa bahagia. Bagi saya, hidup hanya perlu bersyukur dan melihat potensi dalam diri untuk terus menjadi lebih baik. Ah, masa iya semudah itu untuk menjadi bahagia.
Banyak cerita kehidupan dalam dunia yang hiruk pikuk ini pastinya. Ada suami istri yang terus menerus bertengkar karena kelelahan dalam pekerjaan setiap hari dan tidak menemukan "bayangan kenyamanan" bersama pasangannya dirumah. Biasanya karena ada harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi dan menjadi sulit di terima oleh masing-masing. 
Ada orang yang begitu tampak w…

Travelling Nyaman, Hati Tenang

#BeTheHappyOneKaki saya panjang, kata suami saya. Itu istilah dia untuk menyebut bahwa saya suka sekali jalan-jalan. Pesannya pada anak kami semata wayang adalah: "Nanti kalau kamu sudah memiliki penghasilan sendiri, jangan lupa sisihkan sebagian untuk membelikan mami tiket perjalanan."  So sweet my lovely husband ituhhhh.....  Saya memang suka jalan-jalan kemana saja, ke tempat yang dekat dan biasa saja buat orang lainpun, saya tetap gembira. Apalagi ke tempat yang jauh seperti keluar negeri, melihat tempat-tempat berbeda iklim untuk menikmati yang tidak ada di Indonesia. Dan, saya punya pengalaman menarik tentang perjalanan saya bersama seorang teman ke Canada 3 tahun yang lalu.

Saat itu, kami tidak berpikir panjang dan terlalu excited untuk jalan-jalan dan melupakan satu hal penting yang terlewatkan. Apa itu? Asuransi Perjalanan! Untuk apa memiliki asuransi perjalanan? Mengurangi kekhawatiran siy yang pasti kan ya... Banyak kemungkinan terjadi pastinya apalagi kami terba…

Dari Pecinta Semua Jenis Musik Untuk Utha Likumahuwa

Setiap orang memiliki selera musik yang berbeda tentunya. Biasa mendengar koleksi yang beragam dari ayah saya saat kecil, saya mencintai banyak jenis musik. Ayah saya memiliki banyak koleksi musik dari musik keroncong, pop, rock sampai jazz. Sampai saya remaja, saya mendengarkan musik dari berbagai genre dan suka banyak penyanyi. Saya biasa mendengar Waljinah, Koes Plus, Ebiet G Ade, Louis Amstrong, Frank Sinatra, Al Jerrau, dan lain-lain. Saya mendengar Barry Manilow, Rinto Harahap, Chrisye, Mus Mulyadi, Dedi Dukun dan bahkan juga tidak anti mendengar Rhoma Irama dan Elvi Sukaesih.
Tapi jika saat ini saya di tanya, siapa penyanyi idola saya, dengan cepat saya menjawab: Utha Likumahuwa. Saya sangat suka tipe-tipe suara orang dari daerah Maluku, sangat tipis dan bisa bermain nada. Lahir di Ambon, 1 Agustus 1955, Doa Putra Ebal Johan Likumahuwa (Utha) memulai karirnya dalam musik sebagai penggebuk drum pada band rock Big Brother. Beliau meninggal dunia tanggal 13 September 2011 akibat …

Segera beroperasi, MRT Jakarta Sudah Memulai Phase 2

Sudah empat tahun saya hidup di pinggiran kota Jakarta setelah pensiun dini dari pekerjaan. Sejak itu juga, saya selalu malas pergi ke Jakarta dengan kendaraan pribadi. Jalan-jalan besar dan cukup lengang di sekitar rumah, menyebabkan saya agak alergi bepergian ke Jakarta. Kalaupun terpaksa, biasanya saya menggunakan "commuter line" dan  transportasi online. Macet Jakarta itu looo yang bikin gak tahan berkendaraan sendiri tanpa sopir.

Banyak hal yang dilakukan di ibukota negara kita untuk menghilangkan kesan macet yang tidak berkesudahan, Pembatasan jalan kendaran yang memiliki mobil dengan sitem ganjil genap, perbaikan transportasi publik menjadi lebih ramah, dan lain-lain. Dan yang ditunggu-tunggu tentunya adalah beroperasinya MRT Jakarta kira-kira 4 bulan lagi, di bulan Maret 2019.. Perkembangan konstruksi sipil dan arsitektural MRT Jakarta phase I, secara keseluruhan telah mencapai 97,08 persen. Pembangunan jalur dan stasiun layang sudah 96,20 persen dan jalur serta stasiu…

Tingkatkan Kemampuan Anak Dengan Belajar Di Luar Kelas

Belajar untuk orang-orang jaman old itu duduk manis, tangan dilipat sambil melototin buku di depan mata, gitu deh.... Padahal sebagai orang yang pernah menjadi anak-anak, semestinya kita menydaari bahwa model belajar diluar kelas justru lebih melekat hasilnya. Tidak hanya terbatas untuk anak-anak; sebagai orang dewasa, kita juga lebih rileks berada di luar ruangan di bandingkan harus terkungkung dalam cubical ruang kantor toh?
Anak saya adalah salah satu pecinta kegiatan belajar di luar kelas. Itu sebabnya saat dia masih SD, guru-gurunya sangat kerepotan dengan polahnya di kelas. Anak saya tidak bisa duduk manis di kelas dan diam. Pola belajar di sekolahnya saat itu sebagian besar di dalam kelas sehingga mengakibatkan dia agak tersiksa. Setiap saat dia berkeliling kelas, melihat-lihat tugas teman-temannya dan terkesan mengganggu ketertiban. Banyak teman-temannya yang menganggap anak saya "berbeda dan aneh" sehingga terjadi "bulliying" terhadapnya.
Saat ditegur oleh g…

Menarik Pelajaran Cinta dari Film 3 Dara 2

Kehidupan rumah tangga selalu menarik untuk dibahas, dalam kehidupan nyata maupun dalam sebuah film. Seperti kebiasaan bergossip tentang rumah tangga para tetangga pada masa lalu ketika ibu-ibu sedang menyapu halaman di sore hari. Atau seperti jaman now yang curhat-curhatan di group whatsapp. Hahaha kodrat emak-emak yaaaa....
Film ini mengajarkan banyak hal dalam kemasan sedikit komedi yang kadang "cerdas" dan sesekali "garing" dan lebay. Yaaa tidak masalah buat saya siy, toh memang rata-rata film seperti itu, jadi dinikmati saja. Yang ingin diceritakan jika di lihat dari awal filmnya adalah bagaimana para laki-laki yang kadang merendahkan perempuan yang hanya di rumah dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Tetapi yang saya dapat ambil pelajarannya ternyata berbeda dan jauh dari issue tersebut.
MENGANDUNG SPOILER YAAAA.... Jangan baca kalau belum nonton! Film ini bercerita tentang kehidupan rumah tangga 3 pasangan suami istri : Afandi (Tora Sudiro) dan Aniek (Fanny…