Skip to main content

Mengenal Anemia, Akibat dan Pencegahannya

Saya penasaran dengan "anemia" gara-gara mendapatkan pemeriksaan hemoglobin gratis. Free checking ini saya dapatkan saat saya datang ke sebuah acara secara tepat waktu alias tidak terlambat. Catettttt... jangan telatan kalau datang ke acara. Hahaha...

Hasil test saya ada di bawah ambang batas walaupun masih tergolong normal, sehingga di sebutkan saya memiliki potensi anemia. Naaahhhhhh.... Langsung donk saya tanya mbah google apa siy anemia and bla bla bla nya. Yuksss dilihat hasil saya melototin komputer malam ini.  
cek Hb - pict. Charles E.

Mengenal Anemia dan akibatnya

Anemia adalah keadaan dimana tubuh kekurangan hemoglobin dalam sel darah merah. Hemoglobin (Hb) adalah protein pembawa oksigen dari jantung, yang diperoleh dari paru-paru, untuk didistribusikan ke seluruh tubuh. Waduh, ternyata penting banget ya fungsi si hemoglobin ini. Dan jika kita kekurangan jumlah Hb ini, tentunya ada konsekuensi atau risiko yang harus di tanggung donk.

Rendahnya pasokan oksigen dalam tubuh berakibat gangguan fungsi otot dan otak. Fungsi otot yang terganggu akan meyebabkan 5L yaitu: lelah, lesu, letih, lunglai dan lemah. Sedangkan gangguan pada fungsi otak menyebabkan kesulitan dalam berkonsentrasi, mudah mengantuk, pusing dan sakit kepala. Menggangu produktivitas kerja pastinya ya jika hal itu terjadi.

Ternyata menurut badan kesehatan dunia (WHO), dalam banyak kasus, anemia terkait masalah gizi. Data anemia pada WHO adalah sebagai berikut :
  1. Prevalensi anemia di negara maju diperkirakan 9 persen 
  2. Di negara berkembang prevalensinya 43 persen. 
  3. Wanita Usia Subur (WUS) dan anak-anak adalah kelompok yang paling berisiko
  4. Perkiraan prevalensi anemia pada balita adalah sebesar 47 persen, pada wanita hamil sebesar 42 persen, dan pada wanita yang tidak hamil usia 15-49 tahun sebesar 30 persen.
  5. World Health Organization (WHO) memiliki target penurunan prevalensi anemia pada WUS sebesar 50 persen pada tahun 2025

Mengapa WHO konsentrasi pada WUS? Karena anemia dapat menyebabkan meningkatnya risiko kematian ibu pada saat melahirkan dan kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah. Selain itu, janin dan ibu akan mudah terkena infeksi, potensi keguguran, dan meningkatkan risiko bayi lahir prematur.

Indonesia tercatat sebagai salah satu negara yang jumlah penderita anemianya cukup banyak. Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, jumlah penderita anemia di Indonesia terdiri dari :
  • 26,4 persen anak-anak 
  • 12,4 persen laki-laki usia 13-18 tahun 
  • 16,6 persen laki-laki di atas 15 tahun 
  • 22,7 persen perempuan usia 13-18 tahun 
  • 22,7 persen wanita usia 15-49 tahun
  • 37,1 persen ibu hamil. 

Kelompok usia remaja putri dan usia produktif lebih rentan terkena anemia karena proses mentruasi dan pola makan. Sedangkan pada ibu hamil, biasanya terjadi karena kekurangan asupan nutrisi untuk mencukupi asupan diri dan bayinya.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Agragawal S, penyebab utama anemia adalah kekurangan gizi (yaitu: zat besi) dan infeksi. Kekurangan zat besi juga biasanya dikaitkan dengan kekurangan asam folat, vitamin A atau B12, seperti yang sering terjadi di negara-negara berkembang. Berkaitan dengan penyakit infeksi, malaria dan cacingan merupakan penyebab anemia, terutama di daerah endemik. Di samping itu kondisi sosial ekonomi rumahtangga juga terkait dengan kejadian anemia. Beberapa penelitian menunjukkan angka kejadian anemia yang cenderung lebih tinggi pada rumahtangga miskin.

Pencegahan Anemia

Kekurangan zat besi dan lain-lainnya itu biasanya terjadi karena pola makan yang rutin dan sama tanpa memperhatikan gizi seimbang. Sumber zat besi hewani, contohnya hati, daging, unggas dan ikan sedangkan sumber nabati contohnya adalah sayuran hijau. Cara pencegahan lainnya adalah dengan mengkonsumsi suplemen zat besi disamping melakukan olahraga, tidur cukup dan mengurangi makanan/minuman yang menghambat penyerapan zat besi sperti teh atau kopi. 

Di Indonesia, suplementasi tablet besi sebenarnya sudah lama di berikan di Puskesmas dan Posyandu dengan menggunakan tablet yang mengandung 60 mg/hari dan 400 mcg asam folat, yang di sebut Tablet Tambah darah (TTD). 

sun chlorella CNI - dokumen pribadi

Setelah mengetahui hal-hal di atas, tidak ada salahnya kalau melakukan pencegahan dengan menambah konsumsi suplemen yang mengandung asam folat, vitamin A dan vitamin B12. Banyak pilihan suplemen yang dapat mencukupi hal tersebut. Salah satunya adalah produk Sun Chlorella. Sevara lengkap produk ini dapat di baca dalam artikel : Perlukah Sun Chlorella? 

Apa saja kandungan yang ada dalam chlorella ?
  • Protein (60.5%), lebih tinggi dibandingkan dengan ikan, telur, ayam dan daging sapi (per 100 g bahan). 
  • Beta karoten, dengan kandungan lebih tinggi dibandingkan dengan wortel, brokoli dan bayam. Betakaroten dikenal sebagai antioksidan, penangkal radikal bebas dan pencegah kanker, merangsang sistem kekebalan tubuh serta sumber vit A.
  • Kandungan klorofil dalam Chlorella lebih tinggi 10 kali dibandingkan dengan spirulina. Klorofil yang fungsinya dalam tanaman sebagai pembentuk bahan makanan, akan bermanfaat jika dikonsumsi untuk membuang racun (detoksifikasi), merangsang pembentukan haemoglobin, sebagai antioksidan, mempercepat penyembuhan luka, mengurangi aroma tubuh yang tidak sedap serta membantu memperbaiki pencernaan.
  • Dinding sel Chlorella kaya akan serat yang baik untuk kesehatan saluran cerna. Dinding sel bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mengikat racun dalam tubuh serta membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. 
  • Chlorella Growth Factor (CGF). CGF mengandung asam nukleat (RNA-DNA) yang menjadikan chlorella mampu berkembang biak dengan cepat. CGF bermanfaat untuk meningkatkan regenerasi sel sehingga dapat mencegah penyakit degeneratif dan memperlambat proses penuaan.
  • Asam amino. Chlorella juga mengadung 60,5% protein yang di dalamnya terkandung 19 asam amino termasuk 10 asam amino esensial.
  • Vitamin dan mineral
Untuk singkatnya, alasan memilih produk Sun Chlorella, dan bukan chlorella lain adalah karena :
  1. Diproses dengan mesin Dynomill yang mampu memecah dinding sel yang sangat kuat, karena tersusun dari serat, sehingga zat gizi dalam chlorella bisa diserap hingga 80%. 
  2. Didukung penelitian yang telah membuktikan beragam manfaatnya.
  3. Telah dipercaya sebagai produk berkualitas di seluruh dunia.
  4. Kandungan gizi lebih lengkap.
  5. Mendapatkan sertifikat halal dari LPPOM MUI

Ayo kita cegah Anemia!

Comments

  1. Sun chlorella itu brapaan ya kak harganya?

    ReplyDelete
  2. Setelah minum sun chlorella gimana hasilnya ka?

    ReplyDelete
  3. Harus aware banget, ya. Kadang nggak kerasa, ternyata potensi anemia. Jaga asupan banget.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Menghargai yang terlambat ? No way

Dua bulan ini saya menghadiri banyak acara bagus-bagus yang di selenggarakan oleh beberapa perusahaan besar. Senang rasanya karena banyak yang saya pelajari dalam berbagai acara tersebut. Dari berbagai acara yang saya hadiri, ada yang di kelola dengan baik tetapi secara rata-rata saya kecewa dalam satu point penting, yaitu mengenai jadwal di mulainya acara.
Saya memang orang yang memiliki kejelekan "terlalu tepat waktu" sehingga saya selalu merasa terganggu dengan waktu yang tidak jelas dan tidak sesuai jadwalnya. Buat saya awal yang baik adalah kunci kesuksesan dan untuk sebuah acara, dan awal yang baik adalah mulainya acara tepat waktu. Tentunya selain keramahan panitia, menariknya acara itu sendiri, terpenuhinya kepentingan saya di acara tersebut, dll.
Mengamati beberapa acara dalam dua bulan ini dan mengingat banyaknya acara yang saya hadiri di sepanjang kehidupan saya, jujur saya merasa ada yang salah dengan urusan waktu ini. Untuk kesekian kali, saya merasa ada yang tida…

Ke Bali tanpa kemana-mana - sebuah cerita kehidupan

Wah asyik ya ke Bali... Kemana saja, ke pantai apa, ke pura apa, lihat penyu gak, surfing, zoo ? Makan  di nasi ibu "X" gak, bebek "Y" gak, sate "Z" gak ? Beliin gw oleh-oleh dunk, pie susu merek "A", pia "B", lapis legit "C", kain2 Bali, dll yaaa... Jawaban yang paling keren yang saya katakan adalah GW GAK KEMANA MANA..... Trus, pada sewot dunkkkkk, lhaaa loe ngapain ke Bali ?  ------------------------------------------

Iya saya ke Bali 5 hari 4 malam tapi hampir tidak ke daerah tujuan wisata sama sekali, sampai akhirnya sore sebelum kami pulang sempat lihat sunset di Kuta. udah cuma itu doank. Saya juga tidak makan ke resto terkenal atau tempat makan yang keren kekinian atau yang biasa di sambangi saat ke Bali. Saya cuma pindah tempat tidur doank..... Iyaaaa bener, saya cuma tinggal di hotel, ngobrol, tertawa sampai sakit perut, bertengkar dan berbaikan lalu tertawa lagi begitu terus sampai pulang. Kami juga sempat mampir ke …

Memilih kaca film untuk mobil

Kali ini saya ingin berbagi mengenai seluk beluk kaca film mobil. Buat saya pribadi, kaca film di butuhkan karena sebagai pengendara perempuan, risih rasanya jika terlihat langsung dari luar mobil saat berkendara dan juga agak serem jika terlihat sedang berkendara sendirian melewati jalanan sepi di malam hari. Kejahatan bisa terjadi dimana saja dan tidak memandang jenis kelamin siy, tetapi tetap saja kalau perempuan kayanya lebih dipilih sebagai sasaran empuk, yaaa...
Ternyata banyak juga kegunaan lain dari kaca mobil selain hal tersebut di atas. Saya mendapatkan informasi ini dari acara yang di selenggarakan oleh Mobil 123 sebagai portal otomotif nomor 1 dan V Kool Indonesia bekerjasama dengan Indonesian Social Blogprerneur (ISB) pada hari Rabu, 26 Juli 2017 kemarin di V Kool Flagship, jalan Trembesi, Jakarta Utara. Jadi apa saja ya kegunaannya ?  Menahan sinar matahari masuk langsung ke dalam mobil Tanpa menggunakan kaca film, suhu dalam mobil saat parkir menjadi lebih panas 70% di ban…