Skip to main content

Cantik itu di rawat dan bukan di edit

Cantik itu di rawat dan bukan di edit, jlebbbb yaaa... Cocok banget niy kalimat, untuk perempuan-perempuan yang hobby "selpiehhhh" dan upload foto dengan hasil editan aplikasi. Kalimat ini saya dengar dari Shanaz Haque saat datang ke acara "Valentines with Rejuve Skin Lab Clinic" pada hari Valentine lalu.
Shanaz Haque & Yozh Adtya - dokumen pribadi
Namanya perempuan, umur berapapun selalu ingin memiliki kulit sehat kencang dan bercahaya supaya tampak awet muda dan cantik alami. Selain itu, biasanya juga ingin memiliki bentuk tubuh yang tetap proporsional. Problemnya, setelah menginjak usia cantik dengan tambahan beberapa "tas pinggang" hasil melahirkan, bentuk tubuh tidak lagi proporsional. Tidak lagi tampak seperti saat masih gadis kinyis-kinyis, sementara kulit wajah dan tangan juga mulai kompakan menunjukkan garis-garis yang mengganggu. 

Sebenarnya siy, namanya sudah usia yaaaa di terima saja dengan senang hati. Bukankah keriput menunjukkan kebijakan usia matang dan bentuk tubuh yang saat ini adalah karena anak-anak kesayangan yang membanggakan hati ? Tetapi apalah daya, jika memang ingin memperbaiki apa yang di rasakan kurang, yaaa... daripada mengedit dengan aplikasi dan teknologi yang tetap terlihat berbeda di dunia nyata, bagusnya siy melakukan perawatan saja. 

Perawatan kuilt dan tubuh sebaiknya di mulai dari usia dini sekitar umur 20-an. Perawatan sejak dini tentunya lebih memudahkan perawatan saat usia menjelang senja. Begitu yang diinformasikan oleh dr. Mona dan dr. Inka pada pertemuan di Ganesha Resto yang terletak di Kemang Square. Jadi, kalau sekarang sudah telanjur usia cantik bagaimana ? Masih bisa kok diperbaiki dengan konsultasi di klinik-klinik kecantikan yang bertebaran di ibukota ini. 
restoran Ganesha - dokumen pribadi



Shanaz Haque sebagai bintang tamu di acara ini juga mengiyakan bahwa sebaiknya perempuan bersikap nyaman dan menerima pemberian Tuhan. Jika ingin memperbaiki kondisi yang sudah ada dan perlu perawatan, modal utamanya adalah hati yang senang. Menurut ibu dari tiga anak yang tetap cantik ini, hati yang senang akan menjadikan proses perawatan lebih mudah. Hati senang menyebabkan kita  tidak mudah mengeluh atau mempertanyakan hasil perawatan yang tentunya butuh waktu dan usaha optimal. Cantik itu relatif tapi kalau jelek itu mutlak, tambahnya setengah bercanda.

Dokter Mona menjelaskan bahwa untuk mendapatkan tubuh yang sehat proporsional, perlu pola makan yang benar dan olahraga yang teratur. Pengaturan pola makan yang benar adalah diet yang tetap makan dan bukan membiarkan perut menjadi kelaparan. Tetaplah makan 3x sehari dan lakukan snacking tetapi pilihlah makanan yang mendukung kesehatan. Wahhh cocok dok, dengan artikel saya yang ini Makanlah 5x sehari
Klinik Rejuve Skin Lab di Kemang Square lantai 3 - dokumen pribadi
Salah satu klinik yang ada di Jakarta yang di rekomendasikan pada acara ini adalah di Rejuve Skin Lab, yang berada di Kemang Square lantai 3. Rejuve berasal dari kata Rejuvenation yang artinya peremajaan. Rejuve Skin Lab di dirikan oleh ibu Nina dan ibu Nova sebagai klinik peremajaan kulit dengan prosedur non bedah yang minim resiko. Di klinik ini terdapat perawatan untuk wajah dan tubuh dengan cara noninvasive (menggunakan mesin) maupun invasive (inject). Perawatan meliputi laser, ulthera, thermage, oxygen facial dan cryo cool schulpting. Untuk menghilangkan lemak-lemak yang menumpuk bisa di lakukan treatment dengan mesin canggih dan up to date buatan Eropa. Perawatan juga didukung dengan pemberian suntikan dan pengobatan oral (diminum) seperti suplemen dan slimming tea yang aman. 
mesin-mesin yang ada di Klinik Rejuve - dokumen pribadi
Saya sudah mencoba melakukan perawatan di Rejuve Skin Lab pada pertengahan bulan ini dan rasanya cukup nyaman. Saya bukan orang yang bolak balik ke salon ataupun klinik kecantikan. Bahkan sejujurnya seumur-umur saya yang golden age ini, baru dua kali ini datang ke klinik kecantikan untuk mencoba treatment yang ada. Kemarin itu saya mencoba oxygen facial dan di bantu oleh terapis yang berpengalaman. Saya memilih perawatan ini karena merasa lebih perlu daripada perawatan bentuk tubuh. 

Kulit saya sangat kering dan perlu perawatan agar ph kulit bisa kembali normal. Terapi ini akan mengangkat racun-racun dalam kulit dan bersifat menenangkan. Perawatan dimulai dengan memberikan aromaterapi supaya wajah dan pikiran relaks. Setelah itu dimulai pembersihan wajah secara menyeluruh dan kemudian dilanjutkan dengan pemijatan wajah, leher, bahu sampai ke punggung bagian atas. Rasanya wajah jadi bersih dan nyaman sekali karena di pijat dengan teknik yang baik oleh terapis yang berpengalaman. Setelah proses itu, barulah masuk pada pembersihan komedo dan peeling. Saya melewatkan proses peeling nya karena kondisi kulit saat perawatan sangat kering dan dikhawatirkan akan timbul merah-merah radang. Wajah saya langsung mendapatkan proses penyemprotan oksigen yang rasanya dingin segar. Semprotan ini isinya oksigen dan serum pelembab yang dapat menembus pori karena tekanan tinggi dengan alat canggih. Karena saya tidak terbiasa dengan proses seperti ini, saya menjadi kesulitan bernafas saat di lakukan penyemprotan sekitar hidung. Tetapi saya sangat senang karena terapisnya sangat berpengalaman dan membantu saya dengan cara menutup daerah samping hidung sehingga saya bisa lancar kembali bernafas. Dasarrrrr saya agak ndesooo yaaa...  Hahaha... Perawatan di tutup dengan masker cool ice yang benar-benar menambah kesegaran dan kulit terasa kencang. 

Oxygen facial ini harganya Rp. 1 jutaan dan bisa di ulang sesuai kebutuhan, dengan jeda kurang lebih seminggu sekali jika berjerawat atau sangat kering. Untuk maintain saja, bisa dengan jeda 1 bulan sekali. Tidak rugi sama sekali lah untuk harga sebesar itu dengan perawatan yang canggih dan terapis yang berpengalaman. Apalagi jika ada paket program yang mungkin di tawarkan oleh Rejuve Skin Lab untuk beberapa kali perawatan. Coba tanyakan langsung ke kliniknya yaaaa... 

Selamat mencoba..... 


Comments

  1. Jadi perempuan emang ribet2 kagak ya mbak. Kadang kita juga perlu perhatian ekstra sama diri sendiri, terutama area wajah.

    ReplyDelete
  2. Kdg kepikiran sih mau coba treatment begini.. Tp kuatir ga bisa rutin, trs hasilnya jd ga maksimal juga -_-. Makanya utk sementara aku perawatan paling dgn skin care yg cocok ama usia, lalu minum vitamin wajah utk support dr dalam. Itu udh rutin aku lakuin dr sejak kuliah.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Menghargai yang terlambat ? No way

Dua bulan ini saya menghadiri banyak acara bagus-bagus yang di selenggarakan oleh beberapa perusahaan besar. Senang rasanya karena banyak yang saya pelajari dalam berbagai acara tersebut. Dari berbagai acara yang saya hadiri, ada yang di kelola dengan baik tetapi secara rata-rata saya kecewa dalam satu point penting, yaitu mengenai jadwal di mulainya acara.
Saya memang orang yang memiliki kejelekan "terlalu tepat waktu" sehingga saya selalu merasa terganggu dengan waktu yang tidak jelas dan tidak sesuai jadwalnya. Buat saya awal yang baik adalah kunci kesuksesan dan untuk sebuah acara, dan awal yang baik adalah mulainya acara tepat waktu. Tentunya selain keramahan panitia, menariknya acara itu sendiri, terpenuhinya kepentingan saya di acara tersebut, dll.
Mengamati beberapa acara dalam dua bulan ini dan mengingat banyaknya acara yang saya hadiri di sepanjang kehidupan saya, jujur saya merasa ada yang salah dengan urusan waktu ini. Untuk kesekian kali, saya merasa ada yang tida…

Ke Bali tanpa kemana-mana - sebuah cerita kehidupan

Wah asyik ya ke Bali... Kemana saja, ke pantai apa, ke pura apa, lihat penyu gak, surfing, zoo ? Makan  di nasi ibu "X" gak, bebek "Y" gak, sate "Z" gak ? Beliin gw oleh-oleh dunk, pie susu merek "A", pia "B", lapis legit "C", kain2 Bali, dll yaaa... Jawaban yang paling keren yang saya katakan adalah GW GAK KEMANA MANA..... Trus, pada sewot dunkkkkk, lhaaa loe ngapain ke Bali ?  ------------------------------------------

Iya saya ke Bali 5 hari 4 malam tapi hampir tidak ke daerah tujuan wisata sama sekali, sampai akhirnya sore sebelum kami pulang sempat lihat sunset di Kuta. udah cuma itu doank. Saya juga tidak makan ke resto terkenal atau tempat makan yang keren kekinian atau yang biasa di sambangi saat ke Bali. Saya cuma pindah tempat tidur doank..... Iyaaaa bener, saya cuma tinggal di hotel, ngobrol, tertawa sampai sakit perut, bertengkar dan berbaikan lalu tertawa lagi begitu terus sampai pulang. Kami juga sempat mampir ke …

Memilih kaca film untuk mobil

Kali ini saya ingin berbagi mengenai seluk beluk kaca film mobil. Buat saya pribadi, kaca film di butuhkan karena sebagai pengendara perempuan, risih rasanya jika terlihat langsung dari luar mobil saat berkendara dan juga agak serem jika terlihat sedang berkendara sendirian melewati jalanan sepi di malam hari. Kejahatan bisa terjadi dimana saja dan tidak memandang jenis kelamin siy, tetapi tetap saja kalau perempuan kayanya lebih dipilih sebagai sasaran empuk, yaaa...
Ternyata banyak juga kegunaan lain dari kaca mobil selain hal tersebut di atas. Saya mendapatkan informasi ini dari acara yang di selenggarakan oleh Mobil 123 sebagai portal otomotif nomor 1 dan V Kool Indonesia bekerjasama dengan Indonesian Social Blogprerneur (ISB) pada hari Rabu, 26 Juli 2017 kemarin di V Kool Flagship, jalan Trembesi, Jakarta Utara. Jadi apa saja ya kegunaannya ?  Menahan sinar matahari masuk langsung ke dalam mobil Tanpa menggunakan kaca film, suhu dalam mobil saat parkir menjadi lebih panas 70% di ban…