Skip to main content

Reunian sama siapa saja siy saya ?

Reuni adalah sebuah kata yang sangat sering bersliweran di sosial media. Memang dengan mudahnya saat ini menemukan teman-teman lama di sosial media, menjadikan kita punya rasa kangen lebih untuk bertemu. Yaaa.... walaupun ada siy teman-teman yang sulit juga diajak reunian dengan berbagai alasan, pastinya. 

Kalau saya tergolong yang mana ? Saya siy reunian itu bagaikan hobby hahaha... Silakan tidak percaya, tetapi saya bisa menunjukkan bukti fotonya bahwa saya bahkan sering ikut reunian teman saya di sekolah atau teman sepermainan mereka dimana saya tidak mengenal sebagian besar pesertanya, hahaha.... Iyaaa, bahkan saya ikut arisan yang diselenggarakan oleh sebagian alumni sekolah yang saya tidak pernah sekolah di situ. Parahhhh banget ya sayaaahhhh.... Hahaha...

Buat saya mengenal banyak orang adalah sebuah kesenangan dan saya tidak pernah pilih-pilih teman. Saya tidak pernah merasa "berbeda" jika berteman dengan berbagai kalangan, ras, suku, dan agama apa saja. Jadi saya senang-senang saja ikut reuni kesana kesini. Tahun 2017 lalu bahkan saya sempat reuni dengan sebagian teman yang pernah satu kost dengan saya waktu kuliah (baca : Reuni di Bali dengan temen kost), jalan-jalan dengan beberapa teman saaat SMA (baca : Ke Yogyakarta bersama teman SMA) dan reuni kecil dengan teman akrab saat kuliah di Universitas Parahyangan (baca : Terjebak dalam bus di Singapura)

Selain yang saya tulis perjalanannya di blog, ini adalah sebagian kecil foto-foto reuni lainnya : 
Reuni SMA di Ciwidey
Jalan2 dengan teman-teman FH UNPAD 87, di Bali


Jalan2 dengan sahabat FISIP UNPAR 87 di Singapura
Reuni teman kerja Bank, di Bandung
Chinesse New Year, Reuni teman-teman kost, di Menteng-Jakarta 
Reuni teman SMP, di Puri Indah-Jakarta
Menyusup di arisan sekolah teman - di Serpong
Pengalaman yang saya miliki tentang reuni cukup banyaklah karena sebagian juga saya termasuk dalam panitia penyelenggaraannya. Jika kita adalah panitia reuni, saran saya hanya satu : jangan baperan. Hahaha... Banyak teman yang setelah lama sekali tidak berjumpa menjadi dewasa sebagai orang-orang yang cukup "rewel" dalam urusan reuni. Jadi sebagai panitia, kita menjadi sasaran pertanyaan-pertanyaan, komplain-komplain dan urusan sensitif (dari ijin pasangan sampai dana reuni hahaha). Tapi rasanya puas saat semua selesai dan peserta gembira menghadirinya. Walaupun capek semuanya terbayar lah pokoknya.

Ngomong-ngomong tentang reuni, saya mendapatkan pekerjaan terakhir sebelum pensiun dini gara-gara sebuah reuni loooo... Jadi jika kita lagi butuh pekerjaan mungkin salah satunya bisa menggunakan jalur reuni ini. Hahaha... Cerita saya adalah waktu itu saya reuni SMP di kota kecil tempat dulu saya tinggal tahun 2009 dan bertemu dengan teman yang memiliki sebuah perusahaan. 

Setelah ngobrol ngalor-ngidul, saya ditanya kerja apa di Jakarta. Saat itu saya masih bekerja di sebuah anak perusahaan advertising yang cukup besar sebagai HR&Finance Manager. Teman saya sang pemilik perusahaan itu kemudian mengundang saya untuk bertandang ke kantor nya setelah reuni tersebut. 

Ketika saya mampir ke kantornya, beliau malah meminta saya untuk mengirimkan CV dan beberapa hari kemudian menelpon saya untuk meminta saya bergabung di perusahaannya. Saya sempat berkarir selama 5 tahun di sana sampai kemudian saya memutuskan untuk berhenti bekerja selamanya walaupun belum memasuki masa pensiun.

Jadi, kalau di tanya kepada saya apa manfaat reuni ? Buat saya banyak sekali :
  1. Bertemu dengan teman lama
    • merasakan aura masa lalu, mengingat saat muda sehingga merasa terus muda hahaha.... Ini paling penting deh kayanya hahaha...
  2. Bertemu dengan teman baru
    • inget cerita saya yaaa sebagai penyusup reuni dimana-mana, manfaatnya buat saya menambah banyak teman baru
  3. Mendapatkan peluang pekerjaan / bisnis
    • saya dapat meniti karir di tempat baru
  4. Mendapat pengalaman mengorganisir acara karena keterlibatan dalam kepanitiaan
    • saya bisa belajar banyak mengenai penyelenggaraan acara dari teman-teman lain sesama panitia
    • saya bisa mengerti banyak orang yang memiliki kendala datang ke reunian dengan berjuta alasannya hahaha...
Menurut saya siy, tips untuk datang ke reuni adalah :

  1. Jangan baper karena ini cuma ketemuan teman-teman lama yang sudah kita kenal kok
  2. Jangan minder karena kita sedang dalam posisi "kurang beruntung". Justru ini mungkin jalan Tuhan untuk menolong kita menjadi lebih baik karena bertemu dengan orang yang tepat sedang membutuhkan kita
  3. Jangan pamer kalau kita "jauh melebihi" teman kita. Ingat roda berputar yaaa, kecuali lagi pas diganjel tuuuu roda
  4. Be yourself karena "pencitraan" akan terbukti sejalan waktu, hahaha...
  5. Jangan menanyakan hal-hal yang terlalu pribadi apalagi jika melihat lawan bicara mulai tidak nyaman dengan jenis pertanyaan kita. Setiap orang memiliki kesulitannya sendiri-sendiri.

Itu saja siy dari saya.... Kapan mau ajak saya ke reunian kalian ??? Hahaha.... 

Comments

Popular posts from this blog

Menghargai yang terlambat ? No way

Dua bulan ini saya menghadiri banyak acara bagus-bagus yang di selenggarakan oleh beberapa perusahaan besar. Senang rasanya karena banyak yang saya pelajari dalam berbagai acara tersebut. Dari berbagai acara yang saya hadiri, ada yang di kelola dengan baik tetapi secara rata-rata saya kecewa dalam satu point penting, yaitu mengenai jadwal di mulainya acara. Saya memang orang yang memiliki kejelekan "terlalu tepat waktu" sehingga saya selalu merasa terganggu dengan waktu yang tidak jelas dan tidak sesuai jadwalnya. Buat saya awal yang baik adalah kunci kesuksesan dan untuk sebuah acara, dan awal yang baik adalah mulainya acara tepat waktu. Tentunya selain keramahan panitia, menariknya acara itu sendiri, terpenuhinya kepentingan saya di acara tersebut, dll. dokumen pribadi Mengamati beberapa acara dalam dua bulan ini dan mengingat banyaknya acara yang saya hadiri di sepanjang kehidupan saya, jujur saya merasa ada yang salah dengan urusan waktu ini.  Untuk kesekian

Memilih kaca film untuk mobil

Kali ini saya ingin berbagi mengenai seluk beluk kaca film mobil. Buat saya pribadi, kaca film di butuhkan karena sebagai pengendara perempuan, risih rasanya jika terlihat langsung dari luar mobil saat berkendara dan juga agak serem jika terlihat sedang berkendara sendirian melewati jalanan sepi di malam hari. Kejahatan bisa terjadi dimana saja dan tidak memandang jenis kelamin siy, tetapi tetap saja kalau perempuan kayanya lebih dipilih sebagai sasaran empuk, yaaa...   Ternyata banyak juga kegunaan lain dari kaca mobil selain hal tersebut di atas. Saya mendapatkan informasi ini dari acara yang di selenggarakan oleh Mobil 123 sebagai  portal otomotif nomor 1  dan  V Kool Indonesia  bekerjasama dengan Indonesian Social Blogprerneur (ISB) pada hari Rabu, 26 Juli 2017 kemarin di V Kool Flagship, jalan Trembesi, Jakarta Utara. Jadi apa saja ya kegunaannya ?  Menahan sinar matahari masuk langsung ke dalam mobil Tanpa menggunakan kaca film, suhu dalam mobil saat parkir menjadi leb

Tingkatkan Kemampuan Anak Dengan Belajar Di Luar Kelas

Belajar untuk orang-orang jaman old itu duduk manis, tangan dilipat sambil melototin buku di depan mata, gitu deh.... Padahal sebagai orang yang pernah menjadi anak-anak, semestinya kita menydaari bahwa model belajar diluar kelas justru lebih melekat hasilnya. Tidak hanya terbatas untuk anak-anak; sebagai orang dewasa, kita juga lebih rileks berada di luar ruangan di bandingkan harus terkungkung dalam cubical ruang kantor toh? Anak saya adalah salah satu pecinta kegiatan belajar di luar kelas. Itu sebabnya saat dia masih SD, guru-gurunya sangat kerepotan dengan polahnya di kelas. Anak saya tidak bisa duduk manis di kelas dan diam. Pola belajar di sekolahnya saat itu sebagian besar di dalam kelas sehingga mengakibatkan dia agak tersiksa. Setiap saat dia berkeliling kelas, melihat-lihat tugas teman-temannya dan terkesan mengganggu ketertiban.  Banyak teman-temannya yang menganggap anak saya "berbeda dan aneh" sehingga terjadi "bulliying" terhadapnya. Saat dit